Mekar Asri, 2026- Sebagai wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, mahasiswa Institut Teknologi Sumatera dari Kelompok 69 melaksanakan Kuliah Kerja Nyata - Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) di Desa Mekar Asri, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat. Program ini dirancang untuk membantu masyarakat melalui inovasi, edukasi, sosialisasi serta pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan lokal, dengan tujuan mendorong kemandirian dan kualitas hidup warga desa. Para mahasiswa merancang program kerja yang berfokus pada inovasi lingkungan dan pengembangan informasi desa.
Program kerja ini terdiri dari empat program pokok dan empat program tambahan yang dirancang untuk membantu menyelesaikan permasalahan yang ada di desa mekar asri sesuai survei yang telah dilakukan oleh mahasiswa KKN PPM Kelompok 69. Berikut merupakan program kerja yang akan dilaksanakan, yaitu:
Program Pokok 1: Optimalisasi Pengolahan Limbah Rumah Tangga
Program kerja Optimalisasi Pengolahan Limbah Rumah Tangga, bertujuan untuk memberikan edukasi dan pelatihan praktis kepada masyarakat mengenai teknik pengomposan yang sederhana dengan memamfaatkan sampah organik. Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat dapat mengelola sampah organik menjadi pupuk, sehingga dapat mengurangi permasalahan sampah rumah tangga yang menumpuk, serta mengurangi kemungkinan pembakaran sampah yang menyebabkan kualitas udara desa memburuk.
Program Pokok 2: KKN 069 Peduli Pendidikan
Program kerja peduli pendidikan bertujuan untuk menginspirasi siswa/i SDN 29 Tulang Bawang Tengah melalui kegiatan interaktif dengan mengerjakan teka-teki silang serta memberikan motivasi mengenai pentingnya pendidikan. Selain itu, program kerja ini juga mengedukasi siswa/i mengenai Anti-Bullying. Dengan adanya program ini, diharapkan siswa/i SDN 29 Tulang Bawang Tengah dapat meningkatkan semangat belajar serta termotivasi untuk memahami pentingnya pendidikan dan buruknya dampak bullying bagi kehidupan.
Program Pokok 3: Edukasi Preventif DBD dan Inovasi Biopestisida Serai
Program kerja “Edukasi Preventif dan Inovasi Biopestisida Serai” difokuskan untuk membuat inovasi baru dengan memperkenalkan manfaat tanaman serai yang selain sebagai bumbu dapur juga bisa membuat inovasi larutan biopestisida alami yang bermanfaat untuk membunuh dan mengusir nyamuk yang menyebabkan masalah kesehatan pada masyarakat kususnya untuk permasalahan demam berdarah atau DBD. Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat dapat membuat larutan biopestisida alami dengan memanfaatkan tanaman serai sebagai bahan utama, sehingga dapat mengurangi pemakaian pestisida kimia yang dapat merusak kesehatan tubuh, terutamanya pada pernapasan.
Program Pokok 4: Penandaan Lokasi Makam
Program Kerja Penandaan Lokasi Makam, bertujuan untuk mempermudah serta memperjelas akses dan informasi lokasi area pemakaman yang ada di Tiyuh Mekar Asri. Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat dapat dengan mudah mengenali dan menemukan lokasi makam, sehingga tercipta penataan area pemakaman yang lebih tertib, informatif, dan layak, serta mendukung kenyamanan bagi warga dalam melakukan ziarah dan kegiatan sosial keagamaan.
Selain program utama, mahasiswa juga menjalankan program tambahan yang tidak kalah bermanfaat seperti, weekend sehat, posyandu caring, penanaman pohon, dan jalan sehat serta senam masal. Mahasiswa juga mengikuti kegiatan-kegiatan desa seperti senam ibu-ibu yang dilaksanakan seminggu sekali yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, terkhusus ibu-ibu, akan pentingnya gaya hidup sehat. Kegiatan gotong royong yang dilaksanakan secara rutin setiap hari jumat dengan bertujuan untuk membersihkan dan merapikan desa Mekar Asri.
Kehadiran mahasiswa di Desa Mekar Asri disambut baik oleh masyarakat hingga perangkat desa. Program-program ini diharapkan menjadi langkah awal yang nyata menuju desa yang berkelanjutan, sekaligus menjadi contoh sinergi positif antara perguruan tinggi dan masyarakat.